Pemukim Terus Berdatangan
Kamis, 12 Juli 2007
Jakarta, Kompas - Taman Bersih, Manusiawi, dan Berwibawa atau BMW di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, saat ini dipenuhi gubuk liar. Pada masa Gubernur Wiyogo Atmodarminto (1987-1992) taman seluas 26,5 hektar itu diresmikan sebagai taman yang terindah dan terbesar di Jakarta.
Pada Rabu (11/7) siang, belasan orang masih terus membangun gubuk di tengah areal yang masih ditumbuhi rumput itu. Seng dan asbes bekas digunakan sebagai atap, sedangkan tripleks dan papan bekas dijadikan sebagai dinding. Sebagian ditempeli dengan potongan kardus.
Taman itu terletak di dua kelurahan, yakni Sunter Agung dan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok. Namun, warga yang mengokupasi taman, hingga membangun pondok hunian, umumnya warga pendatang. Mereka bekerja sebagai pemulung, buruh, sopir, kernet, serta pekerja serabutan.
Pada awal Mei 2007, gubuk-gubuk liar masih jarang. Memasuki bulan Juli 2007, gubuk-gubuk baru yang dibangun para pemukim liar semakin tidak terkendali. Ada yang mengambil bagian tepi, tetapi puluhan lainnya menyerbu ke tengah taman sehingga tidak terlihat lagi tegakan pohon. Taman BMW kehilangan rupanya sebagai taman dan hutan kota.
sumber:
http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0707/12/metro/3679166.htm
Kamis, 12 Juli 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar