Senin, 24 Maret 2008

Pemahaman tentang Values

Buku Build to Last, Jim Collins dan Jerry Porras, 1994, membuat banyak perusahaan-perusahaan merasa harus memberikan suatu gambaran tentang "values" terhadap perusahaannya.

Value jika dihayati dengan baik dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Karyawan merasa memiliki suatu identitas tertentu, sehingga dia dapat bekerja selaras dengan perusahaan.

Data majalah Fortune
Berdasarkan data dari majalah Fortune, menunjukan 55% dari 100 perusahaan terbaik versi-nya menyatakan values yang populer, antara lain

1. integritas
2. kepuasan pelanggan,
3. kerja tim.

Values Bukan Impian atau Visi
Dalam pembentukan values perlu diperhatikan dampak bisnisnya, agar semua individu dalam organisasi mendukung jalannya perubahan. Values harus benar-benar disadari, ditekuni, dan dirancang prosesnya, sehingga setiap individu dalam organisasi paham, dan bangga bekerja sesuai dengan value tersebut. Jadi value bukan visi kedepan dari suatu perusahaan, melainkan salah satu instrumen untuk visi perusahaan.

Values adalah "Bagaimana Tampil Beda"
Intel, menyatakan bahwa mereka adalah "manusia-manusia pengambil resiko ....

Sumber : ringkasan oleh : KchaNg
Kompas, Maret 23, 2008

Lengkapnya...
BookReview...

Tidak ada komentar: